Search

Berkeliling Bandung dan Belajar Sejarah dari Atas Bandros

 

Bus terbuka dengan berbagai warna itu diparkir rapi di depan alun-alun kota Bandung. Beberapa petugas berseragam hitam dan berkebaya untuk petugas wanitanya terlihat menyapa ramah. BANDROS, pertama kali membacanya, sekilas mengingatkan saya akan hangatnya minuman tradisional, bandrek πŸ˜€

Ternyata, BANDROS itu merupakan singkatan dari Bandung Tour On Bus. Bus yang disediakan oleh Pemkot Bandung sebagai sarana transportasi wisata yang mengelilingi kota Bandung dan melewati tempat-tempat bersejarah di sana.

akang tour guide berbagi cerita tentang tempat-tempat bersejarah di Kota Bandung

Siang itu saya menaiki bus Bandros dari shelternya yang berada di alun-alun Bandung. Mengambil tempat duduk paling belakang, saya leluasa menikmati perjalanan sambil mendengarkan penjelasan dari akang tour guide yang bercerita siang itu.

Untuk menaiki bus Bandros ini, penumpang cukup membayar biaya sebesar Rp 20.000 per orang dengan durasi perjalanan sekitar 50 menit, tergantung kepadatan lalu lintas saat itu. Berdasarkan informasi yang saya baca, setidaknya ada 5 rute wisata yang dilalui oleh bus Bandros, namun hari itu saat saya bertanya kepada teteh petugasnya diberitahukan bahwa semua bus akan melewati rute yang sama.

salah satu ikon Kota Bandung yang dilewati rute bus Bandros

Bus yang saya naiki melewati kawasan Banceuy, Braga, Pusdai, dan sekitarnya yang kemudian kembali ke alun-alun kota Bandung.

antusias masyarakat yang ingin menaiki bus Bandros

Sebagai informasi, berikut adalah rute yang dilewati oleh masing-masing bus (dibedakan berdasarkan warnanya):

  1. Bandros Biru; bila naik bandros yang berwana biru, kamu akan diajak berkelling dari Alun-alun Bandung, Cibaduyut, Taman Leuwi Panjang, Museum Sri Baduga, Alun-alun Regol, dan Kawasan Buah Batu.
  2. Bandros Kuning; akan membawa kamu ke Lapangan Gasibu, Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung, dan Braga.
  3. Bandros Ungu: mengajak kamu ke tujuan Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai.
  4. Bandros Hijau; melewati Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Padjadjaran.
  5. Bandros Pink; perjalanan akan dimulai di Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya.

Bus Bandros juga bisa disewa secara pribadi dengan menghubungi IG @mangdudung dengan harga yang cukup terjangkau, yaitu sekitar Rp 900.000. Atau datang langsung ke shelter pusatnya di Alun-alun Kota Bandung di Jl. Dalem Kaum, Balonggede, Kec. Regol, Kota Bandung, Jawa Barat 40251, Telepon 0899-0223-030.

Kapasitas bus Bandros sendiri sekitar 24-28 orang. Wisata kota dengan menggunakan bus Bandros diresmikan oleh Bapak Ridwan Kamil pada Januari 2018 saat beliau menjabat sebagai Walikota Bandung.

saya sudah keliling Kota Bandung dengan bus Bandros, kamu kapan???

Untuk yang ingin rekreasi tipis-tipis tanpa pegel karena harus nyetir sendiri, cobain deh naik bus Bandros… dijamin have fun! Apalagi beramai-ramai dengan teman sehobi, wah… kebayang asyiknya!! Ayo, kita berwisata keliling Kota Bandung dengan bus Bandros!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these <abbr title="HyperText Markup Language">html</abbr> tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.