Baluran – Sejumput Rasa Afrika di Ujung Timur Tanah Jawa

Baluran – Sejumput Rasa Afrika di Ujung Timur Tanah Jawa

  Baluran! Nama Taman Nasional yang terletak di Jl. Raya Situbondo – Banyuwangi, Wonorejo, Banyuputih, sudah 2 tahun ini selalu terbayang-bayang di kepala saya. Hampir setiap tahun saya selalu berencana ke sana, tapi selalu gagal berangkat. Dan akhirnya, alhamdulillah tahun ini mimpi itu terlaksana. Untuk menuju Banyuwangi, ada beberapa moda angkutan yang bisa ditempuh. Bisa menggunakan pesawat, kereta api ataupun bus. Apabila ingin menggunakan kereta api, ada 2 pilihan, yaitu ekonomi dan eksekutif.   Berikut…

Read More

Serenceng Dongeng di Tepi Sungai Thames

Serenceng Dongeng di Tepi Sungai Thames

  Ariel: “Haaa, itu dua pangeran Bantam yang bikin seantero kota demam! Sungguh beda dari lakon tokohmu, Caliban, mereka tak bertaring pun berbulu! Yang dibayangkan Shakespeare tentang orang Timur, huh, ternyata ngawur!” Caliban: “Sebaliknya, mereka nampak beradab. Lihat berdirinya — sungguh tegap! Dari ujung sorban hingga ujung kasut, sutra Shantung membalut Pisau kesatria yang disebut keris? Bertahta berlian, safir, dan amethyst!” (diambil dari cuplikan percakapan pentas Serenceng Dongeng di Tepi Sungai Thames by Teater Koma)    …

Read More

Pergilah ke Baduy, dan Rasakan Pengalaman yang Berbeda

Pergilah ke Baduy, dan Rasakan Pengalaman yang Berbeda

  Baduy, merupakan salah satu kelompok masyarakat adat sub-etnis Sunda yang menetap di wilayah Kabupaten Lebak, Banten. Populasinya saat ini berkisar antara 5.000 – 8.000 orang. Suku Baduy merupakan salah satu suku yang menerapkan isolasi dari dunia luar. Suku Baduy lebih suka menyebut dirinya sebagai Urang Kanekes, yang berarti orang Kanekes atau Urang Cibeo, sesuai dengan kampung di mana mereka menetap (https://id.wikipedia.org/wiki/Urang_Kanekes). Secara geografis, wilayah Kanekes terletak pada koordinat 6°27’27” – 6°30’0” LS dan 108°3’9”…

Read More

Semar Gugat – Ketika Pesta Betari Permoni tak Pernah Usai

Semar Gugat – Ketika Pesta Betari Permoni tak Pernah Usai

  “Aku hanya akan menikah dengan kanda Arjuna dengan 1 syarat. Kanda Arjuna harus memotong kuncung di kepala Semar saat perayaan pernikahan nanti”. Itulah awal dari semua keruwetan yang terjadi di negeri Amarta. Pertunjukan Semar Gugat, yang merupakan produksi ke-143 dari Teater Koma mengambil lakon kekecewaan Semar terhadap tindakan Arjuna yang memotong kuncung di kepalanya saat perayaan pernikahan Arjuna dan Srikandi. Tindakan itu membuat Semar sangat malu dan terhina.           Pertunjukan…

Read More
1 5 6 7 8 9 12