Year-End Trip #4 – Melihat Air Sebening Kaca di Sulamadaha

Year-End Trip #4 – Melihat Air Sebening Kaca di Sulamadaha

Perjalanan year-end trip masih terus berlanjut. Kali ini saya dan teman-teman akan membuktikan beningnya air di Pantai Sulamadaha. Pantai yang menurut cerita memiliki air sebening kaca, sehingga perahu-perahu yang ada di atasnya tampak seolah-olah sedang melayang.       Pantai Sulamadaha berjarak sekitar 30 menit dari pusat Kota Ternate. Memiliki pasir berwarna hitam yang cukup halus, namun air di pantai ini luar biasa beningnya. Wajar apabila pantai ini dijuluki pantai dengan air sebening kaca. Tiba…

Read More

Year-End Trip #3 – Found Something Unique, Batu Angus

Year-End Trip #3 – Found Something Unique, Batu Angus

Bekas aliran lahar dari letusan Gunung Gamalama membentuk sebuah area unik yang dikenal dengan nama Batu Angus. Terletak sekitar 10 km dari pusat Kota Ternate, di Kelurahan Kulaba, Kota Ternate. Batu Angus merupakan hamparan bekas aliran lahar letusan Gunung Gamalama yang membeku dan tampak seperti hangus terbakar. Hamparan batu-batu hitam dengan ukuran yang cukup besar ini membentang dari kaki Gunung Gamalama hingga ke tepi laut. Batuan yang telah membeku tersebut membentuk hamparan indah yang alami,…

Read More

Year-End Trip #2 – Let Tolukko Fort Tell Their Story

Year-End Trip #2 – Let Tolukko Fort Tell Their Story

Perjalanan saya di bumi rempah masih terus berlanjut. Setelah melihat cerita kejayaan Kesultanan Ternate, saya melanjutkan perjalanan untuk mengintip sedikit cerita sejarah di kota ini. Kota yang memiliki banyak benteng peninggalan sejarah ini tentunya akan menyuguhkan cerita yang tak kalah menarik. Benteng Tolukko merupakan benteng yang pertama kali saya singgahi di Kota Ternate.     Berlokasi di Kelurahan Sangadji, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Propinsi Maluku Utara, Benteng Tolukko terlihat sangat terpelihara. Berada pada ketinggian…

Read More

Year-End Trip #1 – Ternate, Finally I Met You

Year-End Trip #1 – Ternate, Finally I Met You

  Roda pesawat yang saya tumpangi akhirnya menyentuh aspal hitam landasan pacu Bandara Sultan Babullah. Penerbangan panjang sejak pukul 23.00 waktu Jakarta itu akhirnya selesai juga pukul 08.25 waktu Ternate. Huft…… perjalanan yang cukup panjang.     Keluar dari lambung pesawat, sinar matahari terasa menggigit di kulit, dan membuat saya harus memicingkan mata untuk melihat sekeliling. Sembari menunggu bagasi keluar, saya sempat memperhatikan ruang kedatangan di Bandara Sultan Babullah ini. Bandara Sultan Babullah ini tidak…

Read More
1 3 4 5 6