Menelusuri Peninggalan Perang Dunia II di Morotai Lewat Koleksi Unik pak Muhlis Eso

Menelusuri Peninggalan Perang Dunia II di Morotai Lewat Koleksi Unik pak Muhlis Eso

  Kalau berkunjung ke Morotai jangan sampai tidak singgah ke Jalan Amerika, Desa Tubela, Bom Magolong! Apalagi untuk pecinta sejarah. Itu adalah tempat yang wajib dan harus dikunjungi. Memangnya ada apa di sana?   Let me tell you a story…. Di Desa Tubela, berdiri sebuah rumah permanen berdinding semen kasar, berada di tengah kebun kelapa. Di dinding bagian luar rumah terbentang sebuah bendera Merah Putih panjang, dan di tengah-tengahnya terdapat sebuah papan nama sederhana bertuliskan:…

Read More

Berkunjung ke “Bekas Rumah Presiden Soeharto” di Weda

Berkunjung ke “Bekas Rumah Presiden Soeharto” di Weda

  Di pagi menjelang siang hari itu, sepulang mengelilingi Weda menggunakan perahu, saya diajak bu Tantry untuk singgah ke rumah Nenek Jubaeda Samdi. Kebetulan hari itu adalah hari terakhir saya di Weda, sebelum menyeberang ke Tidore. Hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit (kami berangkat langsung dari daerah pelabuhan), akhirnya kami tiba di depan sebuah rumah bercat dan berpagar putih. Kondisi rumah terlihat sepi, namun pintu rumah dalam keadaan terbuka. Bu Tantry mengucap salam, dan…

Read More

Ake Dango – Prosesi Tradisional yang Sarat dengan Nilai

Ake Dango – Prosesi Tradisional yang Sarat dengan Nilai

  “Toma pariyama nange enare, ino ngone moi moi, ngofa sedano sobaka puji te jou madubo, Jou Allah SWT, lahi dawa, laora laowange, kie segam, daerah se toloku sehat se salamat, kuat se future, magoga se marorano, mabarakati se mustajab cili ifa ingali ifa”   Perjalanan panjang di Halmahera selama 4 hari tidak menyurutkan niat saya untuk datang dan menyaksikan pembukaan rangkaian acara dalam rangka Hari Jadi Tidore ke-910 yang dilaksanakan pada tanggal 30 Maret…

Read More

Bambu Gila – Bermain Bersama Kekuatan yang Tidak Tampak

Bambu Gila – Bermain Bersama Kekuatan yang Tidak Tampak

  Sepotong bambu besar tampak dipeluk oleh beberapa lelaki dewasa. Langkah mereka terlihat sarat, seperti sedang membawa beban yang sangat berat. Kerumunan masyarakat yang sedang melihat rombongan Paji Nyili Nyili di perbatasan Kampung Gamtufkange dan Kampung Soa Sio pagi itu sedikit tersibak ketika rombongan yang membawa bambu ini bergerak mengikuti rombongan pembawa Paji dari Kampung Gamtufkange tiba di perbatasan Kampung Soa Sio.     Terlihat seorang pawang berpakaian kemeja biru gelap membawa sebuah tempat dupa…

Read More
1 2 3 6