Berkenalan dengan Pala, Rempah yang Menjadi Rebutan Bangsa-bangsa dari Eropa

Berkenalan dengan Pala, Rempah yang Menjadi Rebutan Bangsa-bangsa dari Eropa

  Beratus-ratus tahun yang lalu, bangsa-bangsa dari Eropa berlomba-lomba berlayar menuju nusantara dan menyinggahi pulau-pulau di bagian timurnya untuk mendapatkan hasil bumi yang sangat laris di pasaran Eropa. Ya, rempah-rempah, yang menjadi komoditas primadona di masa itu, sukses mengundang bangsa-bangsa asing itu untuk bersaing memperebutkan daerah penghasilnya.     Salah satu rempah-rempah yang menjadi rebutan pada saat itu adalah Pala. Tanaman dengan nama latin Myristica Fragrans ini menjadi primadona dan rebutan bangsa-bangsa Eropa hingga mereka…

Read More

Menikmati Teduhnya Hutan Bakau di Pulau Dodola

Menikmati Teduhnya Hutan Bakau di Pulau Dodola

  Untuk kesekian kalinya saya menginjakkan kaki di Pulau Dodola, sebuah pulau yang cukup kecil di sisi barat Pulau Morotai. Menyentuh putihnya pasir halus di sepanjang pantainya serta sengatan matahari sore. Pulau Dodola, pulau berpasir putih yang bentuknya memanjang ini memiliki hamparan pasir timbul seolah jembatan yang menghubungkan antara Dodola Besar dan Dodola Kecil. Hamparan pasir timbul itu hanya bisa dilalui saat air laut surut, sekitar pukul 10.30 hingga 19.00 wit. Rentang waktu yang cukup…

Read More

Menelusuri Peninggalan Perang Dunia II di Morotai Lewat Koleksi Unik pak Muhlis Eso

Menelusuri Peninggalan Perang Dunia II di Morotai Lewat Koleksi Unik pak Muhlis Eso

  Kalau berkunjung ke Morotai jangan sampai tidak singgah ke Jalan Amerika, Desa Tubela, Bom Magolong! Apalagi untuk pecinta sejarah. Itu adalah tempat yang wajib dan harus dikunjungi. Memangnya ada apa di sana?   Let me tell you a story‚Ķ. Di Desa Tubela, berdiri sebuah rumah permanen berdinding semen kasar, berada di tengah kebun kelapa. Di dinding bagian luar rumah terbentang sebuah bendera Merah Putih panjang, dan di tengah-tengahnya terdapat sebuah papan nama sederhana bertuliskan:…

Read More

Berkunjung ke “Bekas Rumah Presiden Soeharto” di Weda

Berkunjung ke “Bekas Rumah Presiden Soeharto” di Weda

  Di pagi menjelang siang hari itu, sepulang mengelilingi Weda menggunakan perahu, saya diajak bu Tantry untuk singgah ke rumah Nenek Jubaeda Samdi. Kebetulan hari itu adalah hari terakhir saya di Weda, sebelum menyeberang ke Tidore. Hanya memerlukan waktu kurang dari 10 menit (kami berangkat langsung dari daerah pelabuhan), akhirnya kami tiba di depan sebuah rumah bercat dan berpagar putih. Kondisi rumah terlihat sepi, namun pintu rumah dalam keadaan terbuka. Bu Tantry mengucap salam, dan…

Read More
1 2 3 7